Tidak hanya menyasar sektor perbankan, patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah swalayan. Di lokasi tersebut, fokus perhatian polisi tertuju pada kerawanan peredaran uang palsu. Mengingat minimarket menjadi salah satu tempat transaksi tunai yang cukup tinggi frekuensinya, karyawan dan kasir diimbau agar lebih jeli dan teliti dalam menerima setiap lembar uang dari pelanggan.
Kasir diminta untuk selalu menggunakan alat pengecek keaslian uang (money detector) untuk memastikan setiap transaksi berjalan sah. Ketelitian karyawan swalayan menjadi garda terdepan dalam memutus rantai peredaran uang palsu yang berpotensi merugikan pemilik usaha maupun masyarakat luas.
Selain itu, karyawan swalayan juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan pengunjung yang bertindak mencurigakan atau apabila terdapat indikasi transaksi menggunakan uang yang meragukan.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto menyatakan bahwa patroli ini merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. Dengan rutin turun ke lapangan, Polri berharap dapat membangun sinergitas yang baik dengan pihak keamanan internal perusahaan dan pengusaha retail. Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu menghubungi kantor Polsek Solokuro apabila mengetahui atau melihat adanya potensi gangguan keamanan.
Kegiatan patroli yang berlangsung pada Jumat ini berjalan dengan tertib, lancar, dan situasi terpantau aman terkendali. Polsek Solokuro berkomitmen untuk terus konsisten menggelar patroli serupa di berbagai titik rawan lainnya guna menjamin kedamaian dan ketenangan warga Kecamatan Solokuro dalam menjalani aktivitas sehari-hari.





