Jenazah Haikal disalatkan di masjid Desa Wukir sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga, tepat di samping makam ayahnya yang telah wafat empat tahun lalu. Prosesi berlangsung penuh keharuan, dihadiri keluarga, tetangga, serta rekan-rekan santri yang datang melayat.
Hasil tes DNA yang keluar pada Selasa malam (7/10/2025) menunjukkan kecocokan dengan sampel ibu korban. Karena kondisi keluarga belum siap menerima jenazah pada malam hari, proses penjemputan dilakukan esok paginya.
Kepulangan jenazah Haikal menambah duka mendalam bagi keluarga besar Ponpes Al Khoziny. Peristiwa ambruknya bangunan ponpes tersebut menelan beberapa korban jiwa dan luka-luka, dan kini masih dalam proses penyelidikan serta evaluasi oleh pihak berwenang.
Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama dan pengelola pondok pesantren berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan dan keselamatan lingkungan pondok, agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.(Bs).





