Menanggapi hal itu, Kepala desa baru Taufik melalui Sekretaris desa Sumbergondo Iwan, belum berpikir yang mengarah soal pembayaran atau penarikan. Pihak Pemdes fokus pada maintenance.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

”Sebenarnya dari rapat kemarin kita sudah menyampaikan, para RW/RT untuk mensosialisasikan pada masyarakat, jadi belum ada kepikiran soal gratis, atau bayar dan tidaknya, kita masih fokuskan pada pemeliharaan, selain itu bagi yang ingin daftar barupun kita larang dulu,’ kata Iwan saat ditemui di ruangan kerjanya.

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ditambahkan Iwan, dari hasil kesimpulan juga mengerucut pada soal bayar, bahwa mengacu pada pertemuan tersebut meskipun ada yang pro dan kontra kalau soal bayar lebih mengarah pada kas.

 

”intinya kalau nantinya harus membayar jangan bahasanya membayar, tapi untuk kas maintenance atau di buat pemeliharaan, namun selama pemeliharaan juga tidak ada pungutan, baru nanti jika semua sudah berjalan baik secara administrasi, sarana dan prasarana kita akan adakan pertemuan lagi,” terang Iwan.

Perlu untuk diketahui, HIPPA desa Subergondo ada dua dusun, dusun Gunungsari dan Dusun Salamrejoada sekitar 800 pemakai.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2