“Setahu saya dari dinas terkait (pendidikan), siswa yang datang ke kota baru bisa ikut PPDB zonasi sejak setahun pascamutasi,” tuturnya.
Adapun mayoritas penduduk pindah ke Kabupaten Blitar, Kediri, Malang, Tulungagung, dan sekitarnya. Penduduk yang datang juga beragam. Beberapa di antaranya dari Kalimantan dan lintas provinsi lainnya.
“Apalagi, Blitar terdapat Yonif 511. Biasanya, personel dari luar kota yang datang juga mengurus ke kami karena mutasi kerja,” imbuh pria berkacamata.
Sedangkan untuk mutasi penduduk dalam kota, kata dia, jumlahnya lebih kecil. Yakni, sekira 50 pengurusan.
“Yang paling dominan, alasanya karena faktor pendidikan,”tandasnya.





