Menurutnya, kepengurusan baru tidak hanya berfokus pada penataan internal, tetapi juga menyiapkan strategi politik yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap PPP.

Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, juga menegaskan komitmennya untuk membawa partai lebih solid dan hadir nyata di tengah masyarakat. Ia menyebut bahwa fase ini merupakan momentum kebangkitan bagi PPP di Jawa Timur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami ingin memastikan PPP tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga aktif dalam kerja-kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya regenerasi kader sebagai bagian dari penguatan organisasi. Keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam struktur kepengurusan menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya ke depan.

Di sisi lain, Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, memberikan arahan strategis kepada jajaran pengurus baru. Ia menekankan pentingnya memperkuat basis elektoral, menjalin hubungan erat dengan ulama dan tokoh masyarakat, serta menjaga soliditas internal partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Struktur kepengurusan DPW PPP Jawa Timur periode ini juga diperkuat dengan berbagai bidang strategis, mulai dari organisasi, kaderisasi, politik, dakwah, hingga pemberdayaan masyarakat. Selain itu, keberadaan majelis di tingkat wilayah turut menjadi penopang arah kebijakan dan ideologi partai.

Dengan komposisi baru tersebut, PPP Jawa Timur diharapkan mampu melakukan akselerasi program kerja, memperluas basis dukungan, serta kembali menjadi kekuatan politik yang signifikan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2