“Salah satunya, kita sudah kerjasama untuk menyekolahkan teman-teman dosen di Malaysia. Kemudian, kita juga sudah tukar mahasiswa maupun dosen dengan perguruan tinggi yang ada di Inggris,” ujarnya.
Ketua YPPTI Sunan Giri Lamongan Bambang Eko Mulyono mengatakan, rektor yang telah dilantik dan dikukuhkan ini memiliki tugas untuk bisa meningkatkan angka akreditasi Unisla.
“Kemarin sudah 80 persen angka akreditasinya. Untuk menaikkan angka tersebut, saya yakin rektor yang baru dengan SDM Unisla yang handal tentu bisa mencapai 100 persen,” kata Bambang.
Bambang menegaskan, untuk saat ini bukan waktunya kampus harus berkompetisi tapi sudah saatnya melakukan kolaborasi.
“Saat ini Unisla telah mulai bekerjasama dengan negara Inggris, Malaysia dan beberapa negara luar lainnya. Kedepan, Insya Allah Pak Ghofur akan melanjutkannya. Karena informasi terakhir, Unisla kerjasama dengan negara Timur Tengah,” terang Bambang.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Pembina YPPTI Sunan Giri Lamongan KH. Mochammad Machsoem Faqih meyakini, seluruh jajaran rektorat Unisla, civitas dan YPPTI Sunan Giri Lamongan akan mampu membawa Unisla lebih baik lagi.
“Yang paling penting pimpinan sampai jajaran bawah Unisla bisa sama-sama menjalin kekuatan yang solid. Jika semua sudah solid, profesional dan optimistis Insya Allah untuk cita-cita membawa Unisla bisa go internasional akan terwujud,” kata Gus Cum.
Sedangkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang diwakili Sekdakab Lamongan Muhammad Nalikan memiliki harapan tinggi atas dilantiknya Abdul Ghofur sebagai Rektor Unisla bersama tiga Wakil Rektor lainnya.
“Saya berharap dibawah kepemimpinan Pak Ghofur, Unisla bisa lebih baik. Dan semoga Unisla kedepan bisa menuju kejayaannya,” kata Nalikan.





