“Dekranasda bukan sekadar organisasi seremonial. Ini adalah wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk membina UMKM. Kehadiran para kepala OPD dalam kepengurusan harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama, bukan beban tambahan,” tegas Arumi.

Menurutnya, keterlibatan tokoh publik dan pejabat daerah akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembinaan UMKM, sekaligus mempercepat akselerasi pengembangan produk unggulan daerah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, yang mewakili Bupati Jombang, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program kerja Dekranasda. Ia berharap kepengurusan baru dapat melahirkan terobosan dalam peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran digital, hingga perluasan akses pasar.

“Potensi perajin Jombang sangat besar. Dengan pembinaan yang tepat, produk lokal kita tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menembus pasar global,” ungkapnya.

Pelantikan pengurus Dekranasda Jombang ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diyakini mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan perajin lokal.

Dengan semangat baru, Dekranasda Kabupaten Jombang bertekad menjadikan kerajinan lokal sebagai identitas daerah yang membanggakan serta berdaya saing tinggi di tengah persaingan global.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2