Kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak hingga dewasa ini tidak hanya untuk mengatasi bencana, melainkan juga memberikan edukasi kepada generasi bangsa tentang pentingnya menjaga alam, serta membantu masyarakat khususnya petani agar dapat terus menjalankan kegiatan pertanian sehingga akan berdampak pada mempertahankan predikat lumbung pangan Nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita sudah mulai 2 hari yang lalu, tepatnya di Dusun Pilang sebanyak 750 pohon, Dusun Doro Gede sebanyak 550 pohon, dan hari ini 200 pohon. Tujuan utama ialah memberikan mitigasi jangka panjang untuk bencana alam yang terjadi, selain itu kami juga melibatkan anak-anak sebagai edukais tentang pelestarian alam, dan juga membantu para petani agar dapat terus melakukan kegiatan pertanian untuk mempertahankan predikat lumbung pangan Nasional,” terang Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo.

Tidak hanya itu, kemarin Pemerintah Kabupaten Lamongan juga telah mengukuhkan 1.627 pengurus pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau Hipa, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk perkumpulan petani pemakai air (IP3A), yangmana guna mendukung Lamkngan dalam menjaga kelestarian alam, menjaga aset sumber daya air, dan juga menjaga ketahanan pangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2