Dia menilai, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mengenal kesenian tradisional. Generasi muda juga perlu terlibat secara langsung dalam upaya menjaga, mengembangkan, serta memperkenalkan budaya lokal melalui berbagai kegiatan kreatif.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan media sosial untuk memperluas jangkauan promosi kebudayaan. Dengan demikian, kesenian khas Lamongan dapat semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di kalangan masyarakat yang lebih luas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Roro berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian budaya terus meningkat. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya menjadi peluang untuk mengembangkan kebudayaan, bukan justru membuat warisan leluhur terlupakan.

“Dengan keterlibatan generasi muda, kesenian dan kebudayaan khas Lamongan diharapkan tetap lestari, semakin dikenal luas, serta mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai warisan leluhur,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2