Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa konsep koperasi adalah bentuk konkret dari gotong royong yang menjadi warisan nilai luhur bangsa.
“Dari lemah, lemah, lemah menjadi kekuatan. Ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi, konsep gotong royong,” lanjut Presiden.
Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih ini bertujuan menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Dengan berbasis pada prinsip kebersamaan, transparansi, dan pengelolaan profesional, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional dari sektor ekonomi, khususnya di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Kehadiran Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam acara ini mencerminkan peran aktif dan komitmen TNI dalam mendukung agenda strategis pembangunan nasional, tidak hanya dalam bidang pertahanan tetapi juga dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
“TNI siap mendukung penuh kebijakan strategis Presiden, termasuk dalam penguatan koperasi desa yang berpihak kepada rakyat kecil. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai penjaga kedaulatan sekaligus penggerak kemajuan bangsa,” ungkap Panglima TNI dalam pernyataannya.
Program ini diyakini akan menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI, diharapkan terwujud Indonesia yang maju, mandiri, adil, dan sejahtera.(Bs)





