Menurut Prabowo, petani dan nelayan merupakan produsen pangan yang sangat penting buat kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita tentunya berdoa seluruh petani, nelayan, UMKM seluruh Indonesia dapat bekerja dengan ketenangan, dengan semangat, dan dengan keyakinan bahwa Rakyat Indonesia menghormati dan menghargai para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara,” tandasnya.

Sementara itu, Maman Abdurrahman Menteri UMKM menjelaskan, program tersebut khusus buat satu jutaan pelaku UMKM bidang pertanian dan perikanan yang tidak mampu lagi membayar utang pinjaman di bank-bank milik negara dengan sejumlah alasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Antara lain, terkena bencana alam seperti gempa bumi dan sebagainya, serta terdampak pandemi Covid-19.

“Saya harus tegaskan supaya tidak simpang siur, ini bagi para pelaku UMKM yang bergerak di sektor pertanian dan perikanan mau pun perkebunan yang memang notabene terkena beberapa permasalahan, misalnya gempa bumi bencana alam dan Covid-19. Jadi, tidak semua pelaku UMKM dihapuskan utang piutangnya,” ucap Maman.

Menteri UMKM menambahkan utang yang dihapuskan untuk kreditur badan usaha maksimal pinjamannya Rp500 juta, dan untuk perorangan maksimal Rp300 juta.

Dia memperkirakan nilai kredit macet yang akan dihapuskan mencapai Rp10 triliun. Penghapusan utang pinjaman, lanjut Maman, tidak menggunakan APBN.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2