BERITASIBER.COM | JAKARTA – PT Pos Indonesia (Persero) kembali mencatatkan kinerja luar biasa dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025, dengan capaian realisasi mencapai 98 persen per pertengahan Agustus 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pos Indonesia dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah terdepan, tertinggal, dan terpencil (3T).

Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan strategi pelayanan proaktif berbasis prinsip 3T: Tepat Waktu, Tepat Sasaran, dan Tepat Jumlah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pos Indonesia hadir di 514 kabupaten/kota, termasuk di daerah 3T, sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi untuk menjaga kepercayaan publik serta menyalurkan harapan kepada jutaan penerima,” ungkap Andi Rosa, Ketua Satgas Program Penyaluran BSU Pos Indonesia, Sabtu (16/8/2025).

Untuk memastikan akses layanan yang merata, jam operasional kantor pos diperpanjang menjadi pukul 07.00 hingga 21.00 WIB dan tetap buka di akhir pekan, termasuk Sabtu dan Minggu.

“Kami memahami banyak pekerja tidak memiliki waktu luang pada hari kerja. Oleh karena itu, kami hadir juga di akhir pekan demi memastikan bantuan bisa diterima tanpa hambatan waktu,” tambahnya.

Tidak hanya menunggu penerima datang, Pos Indonesia juga menerapkan strategi jemput bola dengan mengunjungi langsung perusahaan, komunitas pekerja, bahkan rumah-rumah penerima yang tidak mampu hadir karena alasan kesehatan atau keterbatasan fisik. Di daerah 3T, tim lapangan Pos Indonesia langsung bergerak menuju lokasi penerima bantuan.

Guna memperkuat transparansi dan kemudahan akses, Pos Indonesia juga mengintegrasikan teknologi digital melalui aplikasi Pospay. Penerima dapat mendaftar, mengecek status, dan melakukan verifikasi identitas berbasis KTP dan foto, dibantu pendamping dari BPJS Ketenagakerjaan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2