Selain patroli mobile, petugas juga melakukan patroli stasioner di jam-jam rawan, terutama saat aktivitas transaksi keuangan meningkat. Langkah ini bertujuan untuk memberikan efek cegah dan tangkal terhadap potensi gangguan keamanan.
“Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, kami berharap masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman saat melakukan transaksi keuangan, baik di bank maupun di swalayan,” tambahnya.
Patroli kamtibmas ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Polri dengan pihak pengelola objek vital serta masyarakat sekitar. Polsek Solokuro mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak segan berkoordinasi dengan kepolisian.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di objek vital wilayah Kecamatan Solokuro terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Polsek Solokuro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di objek vital sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Dengan upaya preventif yang berkelanjutan, diharapkan stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Solokuro dapat terus terjaga.
“Melalui patroli kamtibmas yang konsisten, Polsek Solokuro memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan rasa aman dan nyaman, sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian semakin meningkat,” pungkasnya.





