Selain menyasar tempat ibadah, patroli juga difokuskan ke kawasan pemukiman warga. Petugas berkeliling di lingkungan perumahan dan desa-desa yang cenderung sepi saat warga melaksanakan salat tarawih. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian di rumah kosong dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Dalam patroli tersebut, petugas juga berdialog dengan warga yang masih berada di rumah, mengajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kegiatan ronda malam atau siskamling.
Kegiatan patroli kamtibmas ini disambut positif oleh masyarakat. Warga merasa lebih tenang dan nyaman saat melaksanakan ibadah tarawih karena adanya kehadiran polisi di sekitar masjid dan lingkungan tempat tinggal mereka. Salah seorang warga, Slamet (50), mengaku merasa terbantu dengan patroli yang rutin dilakukan.
“Dengan adanya patroli polisi, kami bisa salat tarawih dengan lebih khusyuk dan tenang. Kami tidak terlalu khawatir meninggalkan rumah karena tahu ada petugas yang berkeliling,” ujarnya.
Polsek Solokuro menegaskan akan terus mengintensifkan patroli selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Solokuro dapat tetap terjaga aman, damai, dan kondusif sepanjang Ramadan,” pungkasnya.





