Menurut petugas di lapangan, masih terdapat sejumlah pengendara yang kurang memperhatikan keselamatan saat melintas di perlintasan kereta api. Beberapa di antaranya bahkan nekat menerobos palang pintu demi menghemat waktu perjalanan. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya yang dapat terjadi jika aturan keselamatan diabaikan.
Sinergi antara kepolisian, TNI, dan pihak PT KAI dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk kerja sama lintas instansi dalam menjaga keselamatan masyarakat. Ketiga unsur tersebut berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api.
Selama kegiatan berlangsung, para pengendara terlihat menerima imbauan dengan baik. Sebagian dari mereka bahkan menyampaikan apresiasi atas kehadiran petugas yang memberikan edukasi langsung terkait keselamatan di perlintasan rel kereta api.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api. Petugas juga berharap masyarakat dapat lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan dibandingkan terburu-buru saat berkendara.
Melalui langkah edukatif seperti ini, diharapkan potensi kecelakaan di perlintasan kereta api dapat diminimalisir sehingga tercipta situasi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Lamongan.





