Sekitar pukul 14.00 WIB, massa tiba di depan Mapolres Lamongan dan melakukan orasi bergantian. Mereka menyuarakan tuntutan agar aparat kepolisian lebih profesional, humanis, dan transparan dalam menangani kasus dugaan kekerasan yang melibatkan institusi kepolisian.
Orasi dari perwakilan PC PMII menegaskan bahwa mereka datang bukan sebagai musuh, melainkan sebagai elemen masyarakat yang ingin menyampaikan kritik dan harapan. Sementara orator dari Aliansi Lamongan Melawan menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan keadilan dan reformasi di tubuh kepolisian.
Massa aksi diterima secara langsung oleh Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan terima kasih atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa dan aliansi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Kritik dan masukan ini akan kami evaluasi sebagai bentuk perbaikan ke depan,” ujar AKBP Agus.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Lamongan mendukung penuh proses hukum yang telah dilakukan oleh Mabes Polri dan berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi, khususnya di wilayah Lamongan.
Kegiatan pengamanan aksi damai ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan, dan didukung penuh oleh personel gabungan dari Polsek Lamongan Kota serta jajaran Polres Lamongan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dan sejumlah pejabat utama Polres Lamongan.
Aksi berlangsung hingga pukul 15.40 WIB, diakhiri dengan pembubaran massa secara tertib kembali ke titik awal di Alun-Alun Lamongan.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian aksi berjalan aman, lancar, dan tertib. Ini menunjukkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum bisa dilakukan dengan damai dan bermartabat,” ujar KOMPOL M. Fadelan, SH., MM, Kapolsek Lamongan Kota.(Bs)





