Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat. Di antaranya adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk maraknya tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga diimbau untuk menggunakan kunci ganda pada kendaraan, memarkir di lokasi yang mudah dipantau, serta mempertimbangkan pemasangan CCTV sebagai langkah pencegahan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak, khususnya dengan melarang mereka bermain air di waduk atau telaga yang berisiko tinggi. Petugas juga menyoroti praktik berbahaya yang masih ditemukan di kalangan petani, yakni penggunaan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan. Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Tak hanya memberikan imbauan, petugas juga membuka ruang diskusi dengan masyarakat terkait solusi atas berbagai persoalan kamtibmas yang ada. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Kembangbahu dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman serta memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat.
Dengan semangat “Ayo Jogo Lamongan”, Polsek Kembangbahu terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya wilayah yang aman dan nyaman bagi semua.





