BERITASIBER.COM – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) Dialogis.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 22.20 WIB hingga selesai tersebut menyasar sejumlah warung kopi, kafe, dan kawasan pertokoan yang berada di wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Patroli dialogis dilaksanakan oleh personel piket Polsek Kembangbahu, yakni Aipda Aseri dan Aipda Hartono. Dalam kegiatan tersebut, anggota kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan berbagai pesan kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kriminalitas dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.

Warung kopi, kafe, dan pusat pertokoan dipilih sebagai lokasi patroli karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari. Melalui komunikasi secara langsung, petugas memberikan edukasi kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau agar selalu memarkir kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain memberikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap curanmor, petugas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Polsek Kembangbahu. Warga diminta tetap menjaga kerukunan, saling menghormati, serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun gangguan ketertiban umum.

Personel Polsek Kembangbahu juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks, serta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah munculnya keresahan maupun perpecahan di tengah masyarakat akibat penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2