Menurut Sono, pengamanan tempat ibadah menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Terlebih, saat pelaksanaan salat Jumat, banyak kendaraan jemaah yang diparkir di sekitar masjid dalam waktu bersamaan.

Karena itu, personel ditempatkan di sejumlah titik untuk memantau situasi lingkungan, membantu kelancaran lalu lintas, serta memastikan kendaraan yang ditinggalkan jemaah tetap dalam pengawasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan di area parkir. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya curanmor maupun gangguan kamtibmas lainnya,” jelasnya.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan. Jemaah diimbau memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan menggunakan kunci pengaman tambahan saat diparkir, sehingga dapat meminimalkan risiko pencurian.

Melalui kegiatan Jumling dan pengamanan tersebut, Polsek Kembangbahu berupaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat. Pendekatan langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di Masjid At-Tanwir dan lingkungan sekitarnya berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel kepolisian juga membantu kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk pelaksanaan ibadah keagamaan. Kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya wilayah Kembangbahu yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2