Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik, Polres Lamongan juga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026. Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 331 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta relawan yang akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di jalur strategis.
Pos-pos tersebut berfungsi untuk memantau arus lalu lintas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi tempat istirahat bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga melakukan berbagai upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik melalui peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah sebagai bagian dari persiapan menyambut Lebaran.
“Tahun ini kami telah menyelesaikan pembangunan 58 ruas jalan dengan total panjang sekitar 24.700 meter. Selain itu, kami juga merencanakan pembangunan tambahan pada 56 ruas jalan lainnya yang menghubungkan antar kecamatan,” ujar Yuhronur Efendi.
Selain perbaikan jalan, pemerintah daerah juga memperbanyak pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Polres Lamongan optimistis dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan kelancaran arus mudik yang melintasi wilayah Lamongan.






