BERITASIBER.COM | PAMEKASAN – Keresahan masyarakat terhadap adanya balap liar dapat dipicu oleh berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, seperti kecelakaan, gangguan keamanan, dan kebisingan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Masyarakat Pamoroh dan pengguna jalan lainnya sering merasa terganggu dengan adanya aktifitas anak-anak muda yang nongkrong dipinggir jalan untuk melihat aksi balap liar di Jalan Raya Pamoroh Kec. Kadur Kab. Pamekasan.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat tersebut, Tim gabungan Polres Pamekasan dan Polsek Kadur melakukan kegiatan Patroli Strong Point ke lokasi yang sering dijadikan ajang balap liar setiap sore menjelang buka puasa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto mengatakan bahwa Patroli Strong Point tersebut digelar menindak lanjuti keluhan warga setempat yang resah dan mengeluh karena maraknya balapan liar menjelang buka puasa di Jalan Raya Pamoroh.

“Alhamdulillah, kami berhasil membubarkan aksi balap liar tersebut meskipun sedikit ada gesekan dengan masyarakat, yang saat ini viral di media sosial (Tiktok)”, Ucap Kasihumas Polres Pamekasan, Kamis (6/3/3035).

Kasihumas menambahkan, bahwa terjadinya balapan motor di kalangan remaja ini mungkin karena terinspirasi dari tontonan balapan seperti MOTOGP atau mungkin karena keinginan jadi pembalap. Namun, dalam hal ini yang menjadi minusnya adalah cara mereka melakukan balapan tersebut. Mereka melakukan balapan motor tersebut secara liar tanpa menggunakan lintasan resmi, tetapi mereka melakukannya di jalan raya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2