LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan anjangsana dan menyapa para pelajar di sekolah-sekolah wilayah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana kepolisian untuk memberikan edukasi sekaligus membangun kedekatan dengan kalangan pelajar sejak dini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, S.M., M.M. mengatakan, Police Goes To School menjadi salah satu upaya Polsek Solokuro untuk hadir langsung di lingkungan pendidikan. Selain menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat, pihaknya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya mencegah tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

“Kami mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Jangan pernah mencoba karena dampaknya dapat merusak kesehatan, pendidikan, bahkan masa depan. Kami juga mengajak para siswa bersama-sama mencegah bullying agar sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” kata Joko.

Dalam kegiatan tersebut, Joko turut menggandeng kepala sekolah dan para guru. Sinergi antara kepolisian dengan pihak sekolah dinilai penting dalam memberikan pembinaan serta pengawasan kepada pelajar, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda.

Menurutnya, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba dan perundungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak hanya kepolisian, tetapi juga sekolah, guru, orang tua serta lingkungan pergaulan siswa.

“Guru memiliki peran yang sangat penting karena setiap hari berinteraksi dengan anak-anak di lingkungan sekolah. Kami berharap komunikasi antara guru, siswa dan orang tua terus diperkuat. Apabila ada persoalan, jangan takut untuk berkomunikasi dan mencari penyelesaian dengan cara yang baik,” ujarnya.

Joko juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadi pelaku maupun membiarkan terjadinya perundungan terhadap teman. Menurutnya, tindakan mengejek, mengintimidasi ataupun melakukan kekerasan dapat memberikan dampak buruk terhadap kondisi psikologis dan proses pendidikan korban.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2