Menurut Alkhayawan, perpanjangan kerja sama dengan UT Surabaya menjadi penguatan bagi SALUT Walisongo untuk terus membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.
“Melalui kerja sama ini, semoga SALUT Walisongo Lamongan dapat turut berperan aktif dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi serta membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala oleh jarak, waktu, maupun pekerjaan,” ucap Alkhayawan.
Alkhayawan mengungkapkan, saat ini SALUT Walisongo melayani lebih dari 100 mahasiswa Universitas Terbuka. Para mahasiswa tidak hanya berasal dari Kabupaten Lamongan, tetapi juga tersebar di sejumlah daerah lain seperti Jombang, Bojonegoro, Pasuruan, Gresik, Mojokerto hingga Surabaya.
Jangkauan mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah tersebut dimungkinkan karena sistem pembelajaran UT yang fleksibel dan berbasis pembelajaran jarak jauh. Sistem tersebut menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan tinggi sambil tetap menjalankan pekerjaan maupun aktivitas lainnya.
Selain fleksibilitas pembelajaran, Alkhayawan menyebut terdapat pula kesempatan menempuh pendidikan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui skema tersebut, pengalaman belajar maupun kompetensi sebelumnya dapat direkognisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga pada kondisi tertentu masa studi dapat menjadi lebih singkat.
“Beberapa mahasiswa memilih berkuliah di UT SALUT Walisongo karena UT merupakan universitas negeri berbasis online dan kemudahan yang didapatkan seperti waktu kuliah yang fleksibel, bahkan bisa dilakukan oleh profesional sesuai bidang pekerjaannya. Ada kuliah singkat dengan waktu pembelajaran 1,5 tahun dengan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” jelasnya.
Keberadaan layanan pendampingan juga mendapat apresiasi dari alumni. Salah satunya Fatmawati, alumni UT yang mendapatkan layanan melalui SALUT Walisongo. Ia mengaku memperoleh dukungan dan pendampingan selama menjalani pendidikan hingga menyelesaikan jenjang sarjana.
“Alhamdulillah, UT SALUT Walisongo ini dukungan, bimbingan dan pelayanannya responsif. Bahkan ketika wisuda saya juga diantar langsung oleh pengurusnya,” ungkap Fatmawati.
Perpanjangan kerja sama antara UT Surabaya dan SALUT Walisongo diharapkan tidak hanya mempertahankan layanan yang telah berjalan, tetapi juga memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan jenjang pendidikan di tengah berbagai keterbatasan waktu dan jarak.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai pendaftaran maupun layanan perkuliahan dapat menghubungi SALUT Walisongo Lamongan melalui nomor 0896-0440-2405 atau datang langsung ke kantor SALUT Walisongo di Jalan Raya Sugio–Lamongan, RT 002/RW 001, Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.





