Dalam dialog tersebut, Kompol Beni menyoroti pentingnya koordinasi yang cepat. Pihaknya mendorong perangkat desa untuk tidak sungkan berkoordinasi dengan anggota Polsek atau Bhabinkamtibmas apabila ditemukan potensi konflik atau gangguan keamanan.
“Apabila ada permasalahan di desa, segera lakukan koordinasi dengan anggota Polsek kami. Sedapat mungkin, selesaikanlah permasalahan tersebut di tingkat desa terlebih dahulu agar kerukunan warga tetap terjaga. Kami siap hadir memberikan pendampingan dan solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Pendekatan dialogis ini diapresiasi oleh pihak pemerintah desa. Sinergi yang terjalin erat antara polisi dan perangkat desa dinilai sangat membantu dalam meredam potensi konflik sedini mungkin, terutama terkait isu-isu sosial yang ada di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut berjalan dengan hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan, dan seluruh rangkaian pertemuan berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif.
Program sambang desa ini merupakan implementasi nyata dari semangat Ayo Jogo Lamongan, sebuah gerakan kepolisian di wilayah Polres Lamongan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjaga kedamaian kota.
Dengan seringnya polisi turun langsung ke lapangan, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat, sekaligus tercipta suasana wilayah yang harmonis, aman, dan tertib.
Kompol Beni menegaskan bahwa Polsek Lamongan Kota akan terus konsisten hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa negara hadir dalam setiap sendi kehidupan masyarakat desa melalui pelayanan yang humanis, empati, dan amanah.





