Selain membahas teknis pemerintahan desa, Kapolsek Solokuro juga memaparkan analisis situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kecamatan Solokuro selama satu bulan terakhir. AKP Joko Suprianto dengan bangga menyampaikan bahwa berkat kerjasama antara seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat desa, situasi di Solokuro tetap berada dalam kondisi yang aman dan kondusif.
“Saya ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh perangkat desa atas dukungan mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di desanya masing-masing. Selama sebulan terakhir, tidak ada gangguan kamtibmas yang menonjol. Berkat sinergi kita semua, masyarakat saat ini dapat beraktivitas dengan nyaman, tenang, dan tanpa rasa khawatir. Kondisi kondusif ini harus kita jaga bersama-sama sebagai modal utama dalam membangun desa,” tegas AKP Joko Suprianto.
Rakor ini diakhiri dengan diskusi terbuka mengenai rencana kerja strategis ke depan, termasuk mengenai peningkatan partisipasi masyarakat dalam program-program pemerintah. Para perangkat desa diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi maupun kendala yang dihadapi di lapangan untuk kemudian dicarikan solusi bersama oleh Muspika.
Kegiatan koordinasi ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memupuk kebersamaan antarpejabat pemerintahan di tingkat kecamatan. Dengan komunikasi yang terjalin erat antara Kepolisian, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa, diharapkan tercipta iklim yang harmonis di Kecamatan Solokuro.
Polsek Solokuro berkomitmen untuk terus mendukung penuh setiap kebijakan pemerintahan desa yang berdampak positif bagi masyarakat. AKP Joko Suprianto berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Rakor ini dapat diimplementasikan ke dalam tindakan nyata di lapangan, sehingga cita-cita untuk mewujudkan wilayah Solokuro yang lebih maju, aman, dan sejahtera dapat segera terealisasi.





