Kegiatan pengukuhan ini juga menjadi cerminan nyata dari semangat “Polres Lamongan SEHATI” yang diusung oleh Polres Lamongan, yaitu Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, dan Inovatif. Sinergi antara kepolisian dan lembaga keagamaan seperti MUI adalah salah satu kunci utama dalam menjalankan visi “Ayo Jogo Lamongan”, yaitu menjaga keamanan wilayah Lamongan secara gotong royong dan harmonis.
Para tokoh agama yang dikukuhkan diharapkan mampu menjadi fasilitator bagi warga dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang selaras dengan ajaran agama. Dengan pemahaman agama yang damai dan inklusif, diharapkan tingkat kriminalitas maupun gesekan sosial di tingkat desa dan kelurahan dapat terus ditekan.
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan tertib dan lancar, dihadiri pula oleh para tokoh masyarakat, unsur Muspika Kecamatan Lamongan, serta perwakilan warga setempat. Suasana keakraban tampak menyelimuti acara tersebut, mencerminkan kesamaan visi untuk membangun lingkungan yang agamis dan kondusif.
Kepolisian berharap, pasca pengukuhan ini, seluruh jajaran MUI di tingkat desa/kelurahan dapat segera bergerak melakukan pembinaan kepada umat secara intensif. Polsek Lamongan Kota berkomitmen akan terus mendampingi dan mendukung penuh setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh MUI demi terciptanya kedamaian dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Dengan berakhirnya acara tersebut, komitmen bersama untuk menjaga Lamongan tetap aman dan damai semakin kokoh. Sinergitas antara ulama dan umara (pemerintah dan aparat) ini diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ketertiban sosial yang berkelanjutan di masa depan.





