Setelah prosesi di Mrapen, Api Dharma kemudian diarak menuju Candi Mendut, di mana para Bhikkhu Sangha bersama rohaniawan dari berbagai majelis melakukan pembacaan paritta suci sebelum obor suci diteruskan ke Candi Borobudur.
Perjalanan sejauh 4 jam tersebut disambut hangat oleh Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Nyoman Suriadarma, Wakil Panitia Waisak Nasional Karuna Murdaya, serta tokoh agama setempat.
Dengan tema “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia,” panitia berharap semangat Api Dharma dapat memacu umat Buddha untuk menjalani kehidupan yang penuh kedamaian dan kebijaksanaan.
Perayaan Tri Suci Waisak ini diharapkan tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga sebagai ajakan untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan harmonis.
Acara ini akan terus berlanjut hingga puncaknya di Candi Borobudur, di mana ribuan umat Buddha dari berbagai daerah akan berkumpul untuk merayakan momen suci ini dengan penuh khidmat.(*)






