“Menurunnya angka pemudik pada Lebaran tahun ini tentu menjadi kabar buruk bagi gairah ekonomi lokal, pegiat UMKM, pariwisata, dan sektor lainnya yang menggantungkan harapan pada momentum mudik. Bisa dipastikan pergerakan ekonomi di daerah tujuan mudik akan berkurang,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim itu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menekankan bahwa Jawa Timur, sebagai salah satu provinsi dengan banyak daerah tujuan mudik, akan merasakan dampak penurunan jumlah pemudik ini.

“Terlebih, Jawa Timur yang kabupaten/kotanya menjadi tujuan utama pemudik tentu akan menghadapi ancaman terhadap gairah ekonomi lokal selama libur Lebaran,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Puguh juga mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota untuk mengambil langkah strategis guna menyikapi kondisi ini. Menurutnya, rekayasa kebijakan dan inovasi regulasi sangat diperlukan agar dampak ekonomi dari Lebaran tetap terjaga meskipun jumlah pemudik berkurang.

“Sangat bagus jika Pemprov dan Pemkab melakukan manuver inovatif untuk memastikan momen Lebaran tetap memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, meskipun jumlah pemudik menurun,” tegas legislator PKS itu.(Fendi)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2