Meski demikian, analisis ketersediaan pangan komoditi kedelai di Kabupaten Lamongan, kebutuhan kedelai lokal mampu mencukupi 90% kebutuhan. Sementara, 10% kebutuhan lainnya mengambil dari kedelai impor atau pasar luar.
“Kebutuhan kedelai di Lamongan dipergunakan untuk konsumsi rumah tangga, konsumsi luar rumah tangga (industri), benih, dan tercecer (saat panen). Dan ketersediaan kedelai diperoleh dari produksi lokal/panen raya di bulan Februari, Maret, April, Juli, Agustus, serta pasokan dari luar kabupaten. Di tahun 2023 proyeksi produksi kedelai sebesar 12,324 ton, kebutuhannya 16,205 ton, defisit 3.881 ton,” jelas Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.
Selain itu, kata Pak Yes, sebagai upaya menjaga kedaulatan pangan di beberapa kecamatan mulai dilakukan penanaman kedelai mulai dari, Kembangbahu, Sugio, Sambeng, Mantup, Kedungpring, Modo, Babat, Lamongan, Tikung, Sarirejo, hingga lainnya.
“Untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan kedaulatan pangan maka dari itu harus kita jaga bersama-sama, hari ini untuk persoalan kedelai di Lamongan ada sekitar 8000 hektar kurang lebih yang hari ini mulai tanam semua, khususnya di Kecamatan Kembangbahu,” ucap Pak Yes.
Tidak hanya itu, Pemkab Lamongan terus berupaya untuk meningkatkan pengembangan kedelai melalui berbagai inovasi diantaranya (1) Soybean village/kawasan kedelai yang menjadi pengembangan hulu hilir, mulai dari pembenihan hingga pengahan hasil dengan harga uang kompetitif. (2) Pemetaan wilayah komoditas kedelai mempunyai database potensi spesifik lokasi dan fokus akan pengembangan kedelai (etalase kedelai Lamongan). (3) Diversifikasi produk kedelai, memunculkan pilihan kompetitif produk kedelai mulai dari biji sampai limbah kedelai (zero waste biogas).
“Diskusi bersama Pakde Karwo hari ini kita temukan permasalahan petani. Pertama harga jual yang sangat fluktuatif, kedua hama. Ini akan segera kita carikan solusinya, agar petani saat menanam kedelai ini bisa tetap eksis khusunya di Kabupaten Lamongan yang mempunyai 8.000 hektar ini bisa akan terus kita kembangkan dengan baik,” pungkas Pak Yes.






