Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga unit armada bus untuk melayani rute Lamongan–Jakarta. Sebelum diberangkatkan, seluruh kendaraan telah menjalani uji kelaikan atau ramp check guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Armada yang digunakan telah dipastikan dalam kondisi layak jalan sehingga perjalanan dapat berlangsung aman hingga tujuan,” jelasnya.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan simbolis paket perlengkapan perjalanan kepada perwakilan peserta, dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi bus oleh para pejabat yang hadir. Ketiga bus tersebut kemudian diberangkatkan secara resmi dengan pengawalan petugas guna menjamin kelancaran perjalanan.
Kehadiran unsur TNI, khususnya dari Kodim 0812/Lamongan, menjadi bentuk dukungan nyata dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa arus balik. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui program ini, Pemkab Lamongan berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung terciptanya keselamatan berlalu lintas secara menyeluruh. Program balik gratis pun diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurai kepadatan arus balik serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.






