Selain itu, proyek ini juga dirancang untuk mengakomodasi volume lalu lintas yang terus meningkat di wilayah tersebut, terutama di area yang menjadi jalur strategis menuju tol.
“Melihat kondisi di lapangan sering terjadi peningkatan volume kendaraan, maka pelebaran jalan tersebut menjadi prioritas.” paparnya.
Sebagai informasi, survey ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk PPK Wilayah II Jombang Ariek Tri S., B.E., Dinas Perhubungan, Pengelola Jalan Tol Kertosono–Jombang, PLN, PGN, serta sejumlah vendor utilitas.
Dalam pelaksanaan itu, tim teknis memastikan bahwa proses pemindahan utilitas dilakukan dengan mengutamakan keamanan dan efisiensi. Prosedur yang diterapkan mencakup pemetaan lokasi utilitas yang terdampak, penyusunan rencana teknis pemindahan, hingga pelaksanaan yang melibatkan tenaga ahli dari berbagai bidang.
Proses survey bersama ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan proyek, sekaligus mempertegas komitmen Dinas PU Bina Marga dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang andal (rus)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





