Ia menegaskan, penyaluran hewan kurban merupakan agenda rutin DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang terus dijalankan setiap tahun. Program tersebut, kata dia, menjadi bagian dari komitmen partai dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.
Selain itu, tradisi berbagi hewan kurban dinilai sebagai bentuk penguatan nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jawa Timur.
Pada Idul Adha tahun ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendistribusikan sebanyak 468 ekor sapi kurban ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 403 ekor sapi.
Khusus untuk Kabupaten Lamongan, total bantuan yang disalurkan sebanyak lima ekor sapi. Rinciannya, dua ekor diberikan kepada DPC PDI Perjuangan Lamongan, satu ekor untuk Panti Asuhan Al Mizan, satu ekor untuk Masjid Bojoasri Kecamatan Kalitengah, serta satu ekor lainnya untuk Pondok Pesantren Darul Ma’arif Solokuro.
Pengurus DPC PDI Perjuangan Lamongan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan DPD PDIP Jawa Timur kepada masyarakat Lamongan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam merasakan kebahagiaan Idul Adha sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Program distribusi hewan kurban itu juga menjadi gambaran bahwa aktivitas politik tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan dan agenda formal, tetapi juga melalui kerja sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dengan peningkatan jumlah hewan kurban setiap tahun, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil di berbagai daerah.






