“Menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Kepedulian antarwarga, kerukunan dan komunikasi yang baik merupakan modal penting dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” katanya.

Patroli sambang sekaligus menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan bertemu langsung warga, kepolisian dapat mengetahui situasi lingkungan sekaligus menerima masukan terkait keamanan dan ketertiban di wilayah desa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kehadiran personel kepolisian diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat.

Polsek Solokuro akan terus mengoptimalkan kegiatan patroli dan sambang di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat pun diharapkan ikut berperan dengan meningkatkan kewaspadaan serta menghidupkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungannya.

Kapolsek Solokuro berharap sinergitas yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, keamanan dan ketertiban di Desa Dagan maupun wilayah Kecamatan Solokuro secara keseluruhan diharapkan dapat terus terjaga.

“Kami berharap Desa Dagan selalu aman dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas mulai dari lingkungan sekitar hingga tingkat desa. Apabila ada sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan, segera sampaikan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti. Kebersamaan Polri dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan wilayah,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2