LAMONGAN, BeritaSiber.com — Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, terus memperkuat upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP).

Patroli malam tersebut menyasar sejumlah obyek vital di wilayah hukum Polsek Lamongan Kota, Kamis (3/9/2026) malam, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak pidana 3C (curat, curas dan curanmor).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan patroli secara rutin dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung di sejumlah lokasi.

Menurutnya, pemantauan langsung di lapangan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal.

“Patroli Kota Presisi ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk 3C. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah pelaku kejahatan memanfaatkan situasi yang sepi,” ujar Kompol Beni.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan dua personel Polsek Lamongan Kota, yakni Aiptu Andi Bagas S. selaku Ps. Kasi Humas dan Aipda Andik Afrianto, S.H., anggota Unit Reskrim.

Dengan menggunakan kendaraan dinas Mitsubishi Sedan Lancer 14.02, personel bergerak menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli. Tiga obyek vital yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut yakni Hotel Bougenvile Lamongan, BRI Unit LTC Lamongan dan RSUD Dr. Soegiri Lamongan.

Di masing-masing lokasi, petugas melakukan pemantauan terhadap situasi keamanan serta kondisi lingkungan sekitar. Kehadiran personel kepolisian diharapkan mampu menciptakan efek pencegahan terhadap potensi tindak kriminal sekaligus memastikan aktivitas masyarakat maupun pelayanan publik tetap berjalan dengan aman.

Kapolsek Lamongan Kota menegaskan bahwa pengamanan obyek vital membutuhkan perhatian secara berkelanjutan karena lokasi tersebut memiliki aktivitas masyarakat dan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2