“Kami menyisir titik-titik rawan untuk mendeteksi dini setiap potensi bencana. Dengan melakukan patroli secara berkala, kami dapat memastikan bahwa kondisi lingkungan tetap terjaga dan jika ada hal-hal yang mencurigakan atau tanda-tanda awal bencana, kita bisa segera melakukan langkah mitigasi,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Kegiatan patroli ini selaras dengan semangat “Polres Lamongan Sehati” (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif) yang menjadi pedoman utama seluruh jajaran Polres Lamongan dalam melayani masyarakat. Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., menegaskan bahwa patroli 3P adalah instrumen penting untuk memetakan kerawanan wilayah secara berkala.
”Kami tidak ingin menunggu adanya laporan bencana baru bergerak. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk mitigasi aktif. Kami berkomitmen untuk terus memantau area-area yang dianggap rawan bencana, baik itu banjir akibat curah hujan maupun potensi kebakaran di area terbuka. Keselamatan dan ketenangan warga masyarakat Lamongan adalah prioritas kami,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Selama kegiatan berlangsung, kondisi di wilayah Tlogo Bandung dan sekitarnya terpantau terkendali, aman, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda ancaman bencana alam yang berarti, sehingga aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
Polsek Lamongan Kota mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu langkah sederhana mencegah bencana, seperti tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi bahaya bencana alam di lingkungannya.
Melalui semangat “Ayo Jogo Lamongan”, Polsek Lamongan Kota berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga demi terciptanya wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari bencana.





