BERITASIBER.COM – Dalam upaya memastikan kesiapan operasional personel sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan inventaris negara, Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., memimpin langsung kegiatan pengecekan senjata api (senpi) dinas beserta amunisi dan kelengkapan administrasi di Mapolsek Kembangbahu, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilaksanakan untuk memastikan seluruh senjata api dinas berada dalam kondisi layak pakai, terawat dengan baik, serta sesuai dengan data inventaris yang dimiliki Polres Lamongan. Pengecekan berlangsung di ruang penjagaan Mapolsek Kembangbahu dengan melibatkan Kasium, Kanit Provost, Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, serta anggota piket jaga.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan bahwa pengecekan senjata api merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga profesionalisme anggota Polri sekaligus memastikan seluruh perlengkapan dinas dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Senjata api merupakan inventaris negara yang penggunaannya diatur secara ketat. Oleh karena itu, pengecekan rutin harus terus dilakukan agar kondisi senjata tetap terawat, administrasi lengkap, dan penggunaannya selalu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Sono.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap jumlah senjata api, nomor registrasi, kondisi fisik senjata, kebersihan, jumlah amunisi, hingga kelengkapan administrasi pemegang senjata api. Pemeriksaan dilakukan secara teliti guna memastikan tidak terdapat ketidaksesuaian antara data inventaris dengan kondisi riil di lapangan.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh inventaris senjata api dinas berada dalam kondisi lengkap dan sesuai dengan data inventaris Polres Lamongan. Tercatat sebanyak enam pucuk senjata api jenis revolver diperiksa dengan nomor senjata yang seluruhnya sesuai daftar inventaris.
Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap persediaan amunisi. Dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat 404 butir amunisi tajam dan 87 butir amunisi karet, dengan jumlah yang sesuai data administrasi inventaris. Seluruh amunisi tersimpan dengan baik dan memenuhi standar pengamanan yang telah ditetapkan.





