“Kami mohon maaf atas pelayanan tenaga kesehatan di puskesmas. Saya akan melakukan pembinaan kepada pegawai agar kejadian ini tidak terulang dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik,” kata Juanda.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perwakilan keluarga pasien, Atip Sihabudin, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf.

“Itu hanya spontanitas karena panik, tidak ada unsur kesengajaan. Kami hanya berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi pada pasien lain,” ujar Atip.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebelumnya, pada Sabtu, 26 September 2025, Atip mengunggah video di akun Facebook miliknya yang menyinggung dugaan lambannya penanganan bayi kembar di Puskesmas Mekarsari. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa ambulans tidak segera digunakan sehingga keluarga harus mencari kendaraan lain. Akibat keterlambatan itu, satu bayi kembar meninggal dunia sesampainya di RSUD Adjidarmo.(Ade).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2