Selain menjadi simbol keberhasilan pemanfaatan lahan tidur, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam mengelola potensi pertanian di lingkungan masing-masing. Dengan memanfaatkan lahan kosong secara optimal, masyarakat dinilai dapat membantu menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Menurut salah seorang petani yang terlibat dalam pengelolaan lahan, program tersebut memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Selain menghasilkan panen yang cukup baik, masyarakat juga memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik bercocok tanam dan pengelolaan lahan pertanian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan sekarang bisa menghasilkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat semakin semangat bertani,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga sinergi dan kekompakan dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah, terutama di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Polsek bersama instansi terkait disebut akan terus melakukan pendampingan terhadap kelompok tani guna memastikan keberlanjutan program tersebut.

Program pemanfaatan lahan tidur dinilai menjadi solusi strategis di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Selain mendukung ketahanan pangan, langkah tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

Melalui kegiatan panen jagung tersebut, Polsek setempat berharap kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Ke depan, lahan-lahan tidur lainnya di wilayah tersebut direncanakan akan kembali dioptimalkan untuk penanaman berbagai komoditas pertanian produktif guna mendukung program nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2