Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PAN Lamongan tidak sekadar berfokus pada konsolidasi organisasi, tetapi juga mulai menyusun target politik yang lebih konkret. Partai berlambang matahari putih tersebut berupaya meningkatkan kembali keterwakilannya di lembaga legislatif daerah.

Husnul Aqib bahkan menyampaikan target cukup ambisius untuk PAN Lamongan pada kontestasi politik berikutnya. Ia berharap PAN mampu memperoleh delapan kursi di DPRD Kabupaten Lamongan sehingga dapat menempatkan kadernya di jajaran pimpinan dewan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Target ke depan sekali lagi agar mendapatkan delapan kursi, masuk di pimpinan DPRD,” tegasnya.

Ia meminta semua pihak menyudahi semua friksi dan melakukan introspeksi terhadap kemunduran yang dialami PAN Lamongan.

Selain itu target tersebut tentunya membutuhkan kerja politik dan konsolidasi yang kuat di seluruh tingkatan organisasi. Karena itu, penguatan struktur mulai dari DPD, DPC, ranting hingga relawan di tingkat desa menjadi salah satu fondasi yang terus dibangun PAN.

”Apa yang harus kita lakukan sekarang, sudah tidak boleh lagi, seperti yang diamanatkan Ketum, ada faksi-faksi, faksi Aqib, faksi Amar Saifudin, faksi Masfuk, faksi Yoga, faksi ini faksi ini, tapi sekarang adalah satu kekuatan besar yaitu PAN Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan Rakerda I, pelantikan pengurus DPC, serta pengukuhan relawan desa, PAN Lamongan menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal. Konsolidasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja kader sekaligus memperluas jangkauan partai di tengah masyarakat.

PAN Lamongan optimistis struktur organisasi yang semakin solid dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan perolehan suara pada kontestasi politik mendatang. Target meraih delapan kursi sekaligus menembus jajaran pimpinan DPRD menjadi tantangan sekaligus arah politik baru bagi PAN Lamongan dalam membangun kembali kekuatan partai di tingkat daerah.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2