Potensi Istikmal dan Awal Puasa
Jika dalam pemantauan Selasa sore hilal tidak berhasil terlihat yang mana diprediksi kuat demikian maka bulan Sya’ban 1447 H kemungkinan besar akan digenapkan atau di-istikmal-kan menjadi 30 hari.
Kondisi ini mengarahkan pada prediksi bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini juga selaras dengan ringkasan hasil perhitungan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menempatkan posisi hilal di seluruh Indonesia pada zona istihalah al-rukyah (mustahil dirukyat) pada Selasa malam.
Imbauan Menunggu Keputusan Resmi Pemerintah
Meski data hisab sudah sangat presisi, BHR Lamongan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendahului keputusan resmi pemerintah. Hasil rukyatul hilal dari Tanjung Kodok nantinya akan langsung dilaporkan kepada Kementerian Agama RI.
”Kami mengimbau umat Islam, khususnya di Lamongan, untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari Menteri Agama setelah Sidang Isbat. Apapun hasilnya, semangat menyambut bulan suci harus tetap dijaga dengan penuh kedamaian,” pungkasnya.
Pemantauan di Tanjung Kodok besok rencananya juga akan dihadiri oleh perwakilan dari Pengadilan Agama, Kantor Kemenag Lamongan, serta ormas-ormas Islam setempat guna memastikan transparansi dan validitas hasil pengamatan.





