Dalam hal ini, media dapat membantu membangun narasi yang menarik mengenai keunikan produk, proses kreatif, nilai budaya, hingga keunggulan yang dimiliki pelaku usaha lokal. Strategi komunikasi yang tepat diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperkuat identitas daerah.
Meski demikian, Ning Lia mengingatkan bahwa promosi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas produk, inovasi, dan kemampuan pelaku usaha dalam membaca kebutuhan pasar. Dengan begitu, perhatian yang diperoleh melalui publikasi dapat diikuti dengan peluang usaha yang lebih berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, insan pers, dan masyarakat, untuk membangun ekosistem yang saling mendukung.
Kolaborasi tersebut menjadi penting agar potensi lokal tidak berhenti sebagai kebanggaan budaya, tetapi dapat berkembang menjadi sumber kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi Ning Lia, penyelenggaraan Media Expo 2026 juga memperlihatkan pentingnya peran media lokal dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kerja sama antarmedia dan keterlibatan berbagai komunitas, ruang publikasi dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan karya masyarakat sekaligus memperluas peluang kemitraan.
Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati hari jadi daerah, tetapi mampu melahirkan tindak lanjut berupa program promosi, penguatan jejaring usaha, dan kerja sama yang terus berjalan setelah acara berakhir.
Keberlanjutan kolaborasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas. Dengan sinergi yang konsisten, pelaku UMKM diharapkan memperoleh akses promosi yang lebih baik, sementara komunitas kreatif memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan karya dan memperkenalkan identitas budaya daerah.
Ning Lia optimistis Sumenep memiliki peluang untuk memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi usaha lokal dapat menjadi modal penting apabila dikelola melalui strategi pengembangan yang tepat dan dukungan berbagai pihak.
Melalui Media Expo 2026, ia berharap semakin banyak produk unggulan Sumenep dan Madura dikenal masyarakat luas, semakin terbuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, serta semakin kuat keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan ekonomi kreatif daerah.
“Media Expo 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang promosi, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.





