Saat ini, terdapat banyak penipuan HOAX yang beredar, termasuk informasi tentang Gebyar BSI, perubahan tarif layanan, serta link-link WhatsApp yang mencurigakan dengan aplikasi atau nomor yang mengatasnamakan BSI.
Sungkono juga mengingatkan nasabah untuk rutin mengganti kode PIN ATM, password, dan OTP, serta tidak memberikan data pribadi atau password kepada siapapun, termasuk pegawai BSI.
“Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan nasabah dapat terhindar dari penipuan dan menjaga keamanan finansial mereka,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan, BSI berharap nasabah dapat lebih terlindungi dari berbagai ancaman penipuan online yang semakin canggih.
“BSI mengimbau secara rutin kepada nasabah terkait waspada penipuan dan mengecek kebenaran informasi BSI melalui BSI Call 14040, Website: www.bankbsi.co.id,Instagram: @banksyariahindonesia @lifewithbsi, Facebook & Youtube: Bank Syariah Indonesia, Twitter/X: @bankbsi_id, TikTok: @lifewithbsi dan LinkedIn: Bank Syariah Indonesia,” pungkasnya.(Bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





