Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Taufik Aditiyawarman.
Taufik mengatakan Kilang Balongan berhasil melakukan improvement proses produksi hingga berhasil memproduksi Diesel X.
Selain itu juga mampu memastikan kualitas dan performa terbaik untuk kendaraan bermesin diesel serta sektor industri lainnya.
Ia optimis Diesel X akan memberikan manfaat besar baik dari segi performa mesin, efisiensi bahan bakar, maupun pengurangan emisi gas buang.
Adapun Diesel X yang dihasilkan dari Kilang Balongan tersebut memiliki kandungan rendah sulfur < 10 ppm.
Menurutnya, saat ini kapasitas Kilang Balongan untuk memproduksi Diesel X mencapai 200 ribu barrel per bulan.
Sementara pada momentum peluncuran Diesel X akan dilakukan pengiriman perdana sebanyak 52 ribu barrel untuk sektor industri yaitu kepada PT Freeport Indonesia.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan inovasi Diesel X yang diproduksi dan dikelola PT KPI merupakan wujud upaya untuk menuju kemandirian energi dalam mendukung swasembada energi yang diprogramkan pemerintah.
Diesel X yang berstandar setara EURO V ini ideal untuk kendaraan alat berat yang digunakan dalam industri pertambangan.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





