Ia turut memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pemuda yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini.
“Taruna Bahari telah menjadi contoh konkret bahwa anak muda bisa memimpin perubahan melalui kegiatan yang konstruktif. Liga Oplos ini bukan sekadar kompetisi, tapi ruang bagi anak muda untuk belajar sportivitas, kerjasama, dan disiplin,” tambahnya.
Turnamen ini akan berlangsung selama hampir satu bulan, dengan sistem gugur yang mempertemukan 12 tim terbaik dari Kecamatan Brondong. Tim pemenang akan memperebutkan gelar juara 1, 2, dan 3, sekaligus membangun reputasi sebagai tim muda terbaik di wilayah pesisir Lamongan tersebut.
Liga Oplos menjadi salah satu contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda dalam menciptakan ruang yang aman dan bermanfaat bagi remaja.
Lebih dari sekadar olahraga, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak tumbuhnya generasi yang unggul dan berdaya saing di masa depan.(Bs).






