BERITASIBER.COM | SURABAYA – Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jawa Timur akan menyelenggarakan rukyatul hilal atau penampakan hilal di 30 kabupaten/kota hari ini Selasa (4 September 2024) sore ini menjelang magrib.
Sekretaris LFNU Jatim Fathurrozi mengatakan, rukyatul hilal dimulai saat magrib atau saat masuknya waktu salat magrib.
“Rukyatul Hilal dimulai saat matahari terbenam atau terbenamnya matahari. Persiapannya pukul 15.00 WIB, kami menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk mengamati bulan,” kata Fathurrozi saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Secara astronomis, lanjut Fathurrozi, posisi bulan sabit di akhir bulan Ramadhan biasanya mencapai ketinggian lima derajat dan sudut perpanjangan 8-9 derajat.
“Biasanya sebelum melakukan rukyat, kita menghitung terlebih dahulu syarat-syaratnya, yaitu posisi hilal di atas atau di bawah ufuk. Dan pada akhir Ramadhan atau sebelum hari pertama Syawal, posisi hilal berada di atas. . . horizon dan sekitar lima derajat atau lebih,” jelasnya.
Dengan demikian, ketinggian hilal diperkirakan telah memenuhi kriteria pemerintah untuk menentukan 1 Syawal, yakni tiga ketinggian dan elongasi 6,4 derajat. Dan Idul Fitri bisa terjadi besok.
Artinya, Insya Allah hilal kemungkinan besar akan terlihat hingga keesokan harinya, 1 Syawal, Rabu 10 April 2024, ”ujarnya.
Fathurrozi berharap menjelang magrib cuaca di Jatim cerah sehingga proses pengamatan hilal bisa berjalan lancar tanpa tertutup awan.
“Kalau mendung atau hujan misalnya di seluruh Jatim, maka kita diberitahu bahwa hilal tidak bisa kita lihat karena mendung atau hujan saat rukyatul hilal, maka PBNU juga diberitahu,” ujarnya.





