Sementara itu, tiga korban lainnya masih mendapatkan perawatan intensif. Mereka adalah AAW (31), warga Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Katolik Surabaya.

Korban lainnya, SK (36), warga Simokerto, Surabaya, dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Sedangkan ADR (20), warga Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menjalani perawatan di Rumah Sakit Katolik Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di sisi lain, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan dan kebakaran di lingkungan pabrik tersebut. Satreskrim Polres Lamongan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait serta tenaga ahli untuk mendalami sumber ledakan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian hingga faktor yang menyebabkan insiden menimbulkan korban jiwa.

Sejumlah temuan dari lokasi kejadian akan menjadi bagian dari proses penyelidikan. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab ledakan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Penyelidikan juga diarahkan untuk merekonstruksi rangkaian kejadian sebelum, saat, dan setelah ledakan. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai penyebab kecelakaan kerja tersebut.

Hingga Jumat pagi, penanganan terhadap tiga korban yang masih dirawat terus dilakukan di rumah sakit masing-masing. Sementara pihak kepolisian terus memperbarui data korban berdasarkan informasi yang diterima dari fasilitas kesehatan.

Polres Lamongan memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan penyebab pasti ledakan baru dapat diketahui setelah rangkaian pemeriksaan serta pendalaman bersama pihak terkait dan tenaga ahli selesai dilakukan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2