Kolaborasi Siswa dan Guru
Kepala SMAN 23 Makassar, Drs. Syahruddin, M.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini.
“Alhamdulillah, perayaan ini bisa terlaksana berkat ‘gerakan seribu rupiah’ dari para siswa. Dana tambahan dari kantin sebesar Rp700 ribu juga turut membantu,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan keikhlasan menjadi kunci utama suksesnya acara, meskipun sejumlah fasilitas masih terbatas.
Peringatan yang Membekas
Acara ditutup dengan lantunan shalawat bersama. Seluruh warga sekolah larut dalam rasa syukur, menjadikan peringatan Maulid di SMAN 23 Makassar bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sarana memperkuat nilai kebersamaan dan keteladanan.
Hiasan telur dan batang pisang yang sederhana pun menjadi pengingat abadi, bahwa peringatan Maulid Nabi adalah ajakan untuk menghidupkan semangat Islam dalam keseharian, bukan hanya dalam ritual.(Arie)





