Saat ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah melauncing program dapur cinta plus. Ada anggaran sebesar Rp. 5,5 miliar di Dinas Kesehatan PPKB yang berupa makanan yang siap untuk diberikan kepada masyarakat miskin ekstrem. Kenapa mereka, alasannya karena masyarakat, para lansia atau anak/ balita yang masuk dalam kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab negara, sesuai amanah UUD 1945.
“Maka dari itu lahirlah yang namanya program Dapur Cinta,” sambung Novita Hardini.
Namun menurut perempuan energik itu, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Meskipun pemerintah punya anggaran namun tetap dibutuhkan kolaborasi kerjasama dari semua pihak.
“Saat ini ada desa, kemudian kader PPK desa dan PKK Kabupaten yang memberikan buku panduannya,” lanjutnya.
Dengan dapur cinta ini masyarakat yang tergolong miskin ektrem ini nantinya akan mendapatkan bantuan pangan setiap harinya, termasuk lansia. Dan perlu diketahui juga ada sekitar 600 lansia yang hanya beraktivitas di atas pembaringan.






