“Kita juga akan siapkan koperasi-koperasi PKK agar seluruh kendala pelaku UMKM, termasuk soal permodalan, bisa diatasi bersama,” katanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Herbet turut mengungkapkan, Pemko telah menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel di Kota Pematangsiantar untuk menyediakan ruang pemasaran produk UMKM lokal. Ia mengingatkan pelaku usaha agar terus meningkatkan kualitas produk dan kemasan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam laporan yang disampaikan Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Sry Intan Tiurmaria Situmorang SP, bantuan diberikan kepada 65 pelaku UMKM di Kelurahan Tomuan. Bantuan tersebut meliputi 20 unit kuali besi, 20 unit kompor gas, 20 unit timbangan, dan lima unit steling.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua SE mengapresiasi perhatian TP PKK Kota Pematangsiantar terhadap pelaku UMKM di wilayahnya. Ia berharap dukungan tersebut mampu meningkatkan semangat kader UP2K dalam menghadapi perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan itu, bantuan secara simbolis diserahkan kepada empat perwakilan kelompok UP2K, yakni Kelompok Ayung diwakili Tarulin Silangit menerima kompor gas, Kelompok Ayu diwakili Siti Halizah Rangkuti menerima kuali, Kelompok Dahlia diwakili Agus Rianti Sitompul menerima timbangan, serta Kelompok Kembang diwakili Endang Murdiningsih menerima steling.

Di sisi lain, semangat kolaborasi pembangunan kota juga terlihat dalam audiensi pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar dengan Wali Kota Wesly Silalahi di ruang kerja wali kota, Rabu (06/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pengurus KNPI menyampaikan agenda Musyawarah Daerah (Musda) XIV KNPI Kota Pematangsiantar yang akan digelar pada Sabtu (09/05/2026). Tim Caretaker KNPI Pematangsiantar Arif Harahap secara langsung mengundang Wesly Silalahi untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Wesly menegaskan KNPI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyatukan berbagai organisasi kepemudaan untuk mendukung pembangunan daerah dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Pematangsiantar.

“Kita sudah meraih peringkat empat se-Indonesia untuk Kota Toleransi. Mari kita sama-sama jaga, dan kalau bisa harus jadi nomor satu,” kata Wesly.

Ia juga mengajak para pemuda untuk aktif berkontribusi dan berkolaborasi demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.

Sementara itu, KNPI menegaskan kesiapan mereka mendukung program pembangunan pemerintah daerah dan menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Pematangsiantar.(Pirhot Nababan).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2