BERITASIBER.COM | JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L) guna memperkuat sinergi dalam pemantauan keberadaan serta aktivitas orang asing di Indonesia.
Rapat yang berlangsung pada Kamis (5/2/2026) tersebut digelar sebagai respons atas meningkatnya mobilitas warga negara asing seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, pertumbuhan investasi, serta geliat sektor pariwisata dan kerja sama internasional.
Rakor ini bertujuan mengidentifikasi berbagai isu strategis, tantangan di lapangan, serta langkah-langkah penguatan kebijakan agar pengawasan terhadap orang asing dapat berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan adaptif terhadap dinamika global. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan keamanan nasional dan iklim keterbukaan yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan.
Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Duta Besar Mohammad K. Koba, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemantauan aktivitas orang asing merupakan bagian integral dari upaya menjaga stabilitas nasional.
Menurutnya, pengawasan yang tepat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen keamanan, tetapi juga mendukung kepastian hukum dan menciptakan rasa aman bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Pengelolaan keberadaan orang asing harus dilakukan secara komprehensif, terukur, dan terintegrasi. Pendekatan ini penting agar Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama global, namun tetap mampu melindungi kepentingan nasional,” ujar Dubes Koba.





